Hari ini pasar saham Indonesia kembali mengalami penurunan yg sangat tajam dan cepat. Hampir seluruh saham di pasar mengalami koreksi signifikan. Dalam menghadapi penurunan yg begitu kuat ini, wajar jika banyak investor mulai merasa kecewa.
Kondisi ini pada dasarnya sejalan dengan yg telah sy sampaikan pada sesi sharing tadi siang. Arus dana asing dalam jumlah besar mulai menunjukkan pandangan negatif terhadap pasar Indonesia dan melakukan aksi jual secara terpusat. Hal inilah yg kemudian memicu terjadinya fase penyesuaian cepat seperti yg kita lihat saat ini.
Hari ini pasar saham turun cukup dalam, IHSG sampe turun 3,38%
Jadi di fase kayak gini, paling aman ttp pegang saham dgn proporsi kecil dulu
Sy memahami bahwa saat ini banyak dari kalian memiliki perasaan yg cukup kompleks. Ada yg bertanya kepada sy mengenai pandangan ke depan, dan ada juga yg merasa kecewa, bahkan sedikit emosional, akibat penurunan tajam dalam jangka pendek. Namun, yg ingin sy tekankan kepada kalian adalah: tetaplah tenang dan hadapi penurunan hari ini dengan sudut pandang yg rasional.
Setelah penutupan pasar hari ini, jika kita mencermati beberapa sinyal kunci secara lebih mendalam, maka kalian akan melihat bahwa potensi rebound pada hari Senin memiliki probabilitas yg cukup tinggi untuk terjadi dalam waktu yg relatif cepat. Pada dasarnya, penyesuaian pasar saat ini lebih mencerminkan pelepasan sentimen dan tekanan likuiditas yg bersifat sementara.
Pertama, pada penutupan pasar saham Indonesia hari ini, muncul sebuah fenomena yg sangat layak untuk kita perhatikan. Pada saat-saat terakhir menjelang penutupan, hampir seluruh saham berkapitalisasi besar mencatat lonjakan volume transaksi yg sangat signifikan, dan harga transaksi tersebut mayoritas berada di dekat level terendah hari itu.
Sinyal ini sangat penting. Kita harus memahami bahwa dalam beberapa menit terakhir perdagangan, investor ritel umumnya sudah tidak lagi aktif bertransaksi, baik karena sudah berhenti memantau pasar maupun keterbatasan dalam eksekusi. Oleh karena itu, ketika pada momen tersebut tiba-tiba muncul volume pembelian dalam jumlah besar, hampir dapat dipastikan bahwa pergerakan tersebut berasal dari aktivitas dana institusi.
Pas penutupan tadi, volumenya malah makin gede, ini nunjukin ada dana yg mulai masuk buat nyicil di bawah
Sebenernya bnyk peluang justru muncul setelah pasar saham turun bnyk
Ketika institusi memilih untuk masuk pada saat pasar berada di saat paling panik dan tertekan, lalu melakukan pembelian besar di dekat harga terendah sepanjang hari, hal ini sendiri sudah memberikan sinyal yg sangat kuat bahwa mereka sedang melakukan akumulasi di bawah.
Saat institusi berani mengalokasikan dana riil dalam jumlah besar pada fase penutupan, biasanya itu mencerminkan bahwa mereka menilai harga saat ini sudah memiliki margin keamanan yg cukup tinggi, atau memiliki ekspektasi yg relatif positif terhadap pergerakan pasar ke depannya.
Tentu saja, lonjakan volume di akhir sesi dalam satu hari tidak bisa dijadikan jaminan bahwa keesokan harinya pasar akan langsung mengalami kenaikan signifikan. Namun, pola pembelian terpusat oleh institusi pada area harga yg sangat rendah seperti ini, secara historis sering kali menjadi salah satu sinyal penting bahwa pasar sedang membentuk dasar jangka pendek.
Dalam kondisi saat ini, meskipun sentimen pasar dalam jangka pendek masih cenderung lemah, indikasi terbentuknya dasar dari sisi aliran dana sudah mulai terlihat secara bertahap.
Selanjutnya, jika kita melihat dari perspektif jangka panjang melalui grafik mingguan, indikator MACD saat ini sudah mulai menunjukkan penyempitan yg jelas di area bawah, serta mulai muncul indikasi pembentukan golden cross ke atas.
Jika kita meninjau kembali dalam 10 tahun terakhir, pola MACD jangka panjang yg mengalami penyempitan di area bawah dan kemudian membentuk golden cross seperti ini hanya terjadi sebanyak tiga kali, yaitu pada periode 2015–2016, 2020–2021, dan fase yg sedang kita hadapi saat ini, yaitu 2025–2026.
Pada dua kejadian sebelumnya, setelah pola ini muncul, pasar saham Indonesia sama-sama mengalami fase kenaikan jangka menengah hingga panjang dengan amplitudo yg cukup signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa dari sisi teknikal, saat ini pasar sedang mulai memberikan sinyal yg cenderung positif.
Setelah melalui periode penyesuaian yg cukup panjang, momentum jangka panjang secara bertahap mulai terakumulasi. Meskipun dalam jangka pendek masih berpotensi terjadi pergerakan yg berulang atau fluktuatif, namun jika dilihat dari perspektif menengah hingga panjang, karakteristik pembentukan dasar pasar kini semakin terlihat jelas.
Jangka pendek mgkn masih bakal bolak-balik naik turun, tp kalo dilihat jangka menengah-panjang, arahnya ttp naik
Di akhir sesi tadi, volume gede di level bawah yg langsung diserap, ini emang keliatan kayak dana besar lagi mulai masuk duluan buat posisi
Terakhir, mari kita analisis penyebab utama di balik penurunan tajam pasar saham Indonesia hari ini. Di tengah kondisi mayoritas pasar saham Asia yg justru berada dalam fase rebound, pasar Indonesia menunjukkan adanya pergerakan yg menyimpang.
Pemicu paling langsung berasal dari keputusan lembaga pemeringkat Fitch yg menurunkan outlook terhadap sistem perbankan Indonesia pada hari sebelumnya. Hal ini sebenarnya sudah sy sampaikan lebih awal dalam sesi sharing siang tadi.
Namun, perlu dipahami bahwa penyesuaian rating dalam jangka pendek tidak serta-merta mencerminkan adanya pelemahan fundamental ekonomi Indonesia secara menyeluruh. Jika kita melihat dari perspektif jangka yg lebih panjang, ekonomi Indonesia justru sedang menunjukkan berbagai indikator positif yg cukup kuat.
1. Keunggulan ekspor komoditas terus semakin kuat.
Sebagai salah satu negara eksportir komoditas utama di Asia Tenggara, Indonesia memiliki posisi penting dalam pasar global untuk batu bara, nikel, dan minyak kelapa sawit.
Ekspor sumber daya ini tidak hanya memberikan kontribusi devisa yg signifikan bagi perekonomian, tetapi juga meningkatkan posisi strategis Indonesia dalam ekonomi global. Terutama dalam sektor energi dan sumber daya mineral, peran Indonesia dalam rantai pasok global tidak bisa diabaikan.
Indonesia merupakan salah satu eksportir batu bara terbesar di dunia, dengan porsi ekspor yg sangat dominan ke negara seperti Tiongkok dan India.
Seiring dengan permintaan batu bara dari kedua negara tersebut yg terus meningkat, posisi Indonesia dalam pasar ekspor global tetap memiliki keunggulan yg kuat. Terlebih lagi, dalam konteks ketatnya pasokan energi global, kinerja ekspor energi Indonesia masih menunjukkan kekuatan yg solid.
Selain itu, Indonesia juga merupakan salah satu produsen dan eksportir minyak kelapa sawit terbesar di dunia, dengan kontribusi sekitar 55% terhadap total pasokan global. Hal ini memberikan sumber devisa yg stabil dan berkelanjutan bagi perekonomian nasional.
Batubara, nikel, sama minyak sawit itu keunggulan ekspor kita yg paling kuat, itu msh jadi fondasi utama ekonomi kita
Keunggulan sumber daya kita masih dipegang kok
2. Bonus demografi dan kekuatan permintaan domestik.
Indonesia merupakan ekonomi terbesar di Asia Tenggara sekaligus negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia. Struktur demografi yg didominasi oleh usia muda memberikan dorongan berkelanjutan bagi pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya di sektor konsumsi dan pembangunan infrastruktur.
Saat ini, sekitar 70% populasi Indonesia berada di bawah usia 40 tahun. Komposisi ini menciptakan ketersediaan tenaga kerja dalam jumlah besar, terutama di sektor manufaktur dan industri barang konsumsi. Di saat yg sama, kelompok usia muda ini juga merepresentasikan potensi pasar konsumsi yg sangat kuat dan terus berkembang.
Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia secara bertahap telah bertransformasi menjadi ekonomi yg didorong oleh permintaan domestik, terutama terlihat dari pertumbuhan yg signifikan di sektor konsumsi dan investasi infrastruktur.
Seiring dengan meningkatnya kelas menengah, permintaan konsumsi secara perlahan menjadi motor utama yg menopang pertumbuhan ekonomi.
Sementara itu, proyek-proyek pembangunan seperti kereta cepat, pelabuhan, dan jalan yg sedang terus didorong tidak hanya meningkatkan efisiensi produksi, tetapi juga menciptakan lebih banyak lapangan kerja bagi pasar domestik.
3. Sebagai salah satu pasar berkembang, Indonesia sejak lama telah menarik arus masuk modal asing dalam jumlah besar, terutama di sektor pembangunan infrastruktur, manufaktur, dan energi.
Dalam konteks pemulihan rantai pasok global, posisi Indonesia sebagai basis manufaktur semakin menunjukkan keunggulannya. Khususnya di sektor manufaktur dan energi, potensi pertumbuhan yg tinggi dari Indonesia kini semakin mendapat pengakuan dari para investor global.
4. Meskipun lembaga pemeringkat kredit Fitch baru-baru ini menurunkan outlook Indonesia, sistem perbankan Indonesia tetap menunjukkan tingkat stabilitas dan ketahanan yg tinggi. Khususnya empat bank besar di Indonesia, yg masih mempertahankan kondisi sehat dari sisi kualitas aset maupun rasio kecukupan modal, serta tetap menjadi pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Saat ini, rasio kecukupan modal bank-bank besar di Indonesia secara umum berada di atas standar internasional sebesar 8%, sementara tingkat kredit bermasalah masih terjaga dalam batas yg wajar, bahkan lebih rendah dibandingkan sebagian besar negara berkembang lainnya. Hal ini mencerminkan kuatnya fondasi sistem perbankan Indonesia serta kemampuannya dalam menghadapi fluktuasi ekonomi.
Oleh karena itu, sebagai salah satu pasar berkembang, potensi pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap sangat kuat, terutama didukung oleh keunggulan ekspor komoditas, bonus demografi, serta kekuatan pasar domestik. Fluktuasi jangka pendek di pasar tidak akan mengubah fondasi jangka panjangnya.
Dengan demikian, Indonesia layak dipandang sebagai salah satu pasar dengan pertumbuhan tinggi yg paling perlu diperhatikan dalam 10 tahun ke depan. Perkembangan pasar saham pada akhirnya tidak akan ditentukan oleh satu kali penyesuaian peringkat atau sentimen negatif jangka pendek, melainkan akan bergerak sejalan dengan tren fundamental ekonomi nasional dalam jangka panjang.
Semoga mggu depan pasar bs rebound besar ya
Iya, kalau pasar terus turun sedalem ini, jadi gk pede deh😓
Saat ini, fundamental ekonomi Indonesia tetap menunjukkan arah yg positif. Pemulihan sektor sumber daya serta menguatnya kembali permintaan domestik masih terus menjadi dua pilar utama yg mendorong pertumbuhan.
Meskipun dalam jangka pendek sentimen pasar dapat berfluktuasi cukup tajam, tren pertumbuhan jangka menengah hingga panjang pada dasarnya belum mengalami perubahan. Karena itu, justru dalam kondisi pasar yg diliputi kepanikan, kita perlu menjaga ketenangan dan berpikir secara rasional, bukan terpengaruh oleh satu peristiwa saja.
Namun, sy juga memahami bahwa ketika melihat penurunan pasar saham yg cukup besar, tidak mudah bagi banyak investor untuk tetap tenang. Bahkan, tidak sedikit yg mulai meyakini bahwa pandangan lembaga pemeringkat internasional pasti benar, serta muncul kekhawatiran terhadap prospek perkembangan Indonesia ke depannya.
Sy tetap ingin menyampaikan kepada kalian bahwa, meskipun lembaga pemeringkat sering kali menghadirkan data dan analisis yg tampak objektif, kita perlu melihatnya dengan sudut pandang yg lebih rasional dan kritis. Dalam praktiknya, penilaian dari lembaga-lembaga ini tidak selalu sepenuhnya netral, karena bisa saja dipengaruhi oleh berbagai kepentingan di pasar keuangan global.
Tidak jarang, penyesuaian rating atau perubahan outlook dilakukan pada momen-momen tertentu yg kemudian bertepatan dengan dinamika strategi pelaku pasar besar atau kondisi makro tertentu. Artinya, di balik laporan yg terlihat formal dan independen, terdapat banyak faktor yg perlu kita pahami secara lebih menyeluruh.
Oleh karena itu, berdasarkan pengalaman sy, laporan atau penyesuaian rating dari lembaga tersebut sebaiknya tidak dijadikan sebagai satu-satunya dasar dalam mengambil keputusan investasi. Yg lebih penting adalah membangun kerangka analisis sendiri, memahami fundamental pasar, serta melakukan penilaian secara mandiri agar strategi investasi yg diambil tetap objektif dan terukur.
Abis turun besar biasanya ada peluang, kita hrs cari timing yg pas buat manfaatin ksmptan itu
Saat ini, setelah kita merangkum dan menelaah seluruh faktor negatif yg muncul di pasar hari ini, sy yakin kalian sudah bisa melihat dengan lebih jelas bahwa penyesuaian rating yg dirilis oleh lembaga pemeringkat internasional pada dasarnya tidak akan memberikan dampak substansial terhadap perkembangan ekonomi Indonesia.
Memang, laju pertumbuhan ekonomi tahun ini mungkin tidak lagi berada di kisaran 8–10% seperti sebelumnya, namun untuk mencapai pertumbuhan yg stabil di sekitar 5% tetap merupakan hal yg sangat realistis.
Dalam kondisi pasar seperti sekarang, justru tidak menutup kemungkinan bahwa sebagian institusi global memanfaatkan sentimen negatif untuk menciptakan kepanikan di pasar, mendorong aksi jual, dan kemudian mencari peluang masuk kembali di level yg lebih rendah.
Dana besar justru paling suka momen kayak gini, pas semua orang lagi panik bngt😎
Justru setelah munculnya kabar potensi penyesuaian rating secara keseluruhan, ditambah dengan pelemahan kurs rupiah, sentimen panik di kalangan investor semakin diperbesar. Banyak investor yg, setelah melihat penurunan tajam pasar saham dalam jangka pendek, mulai terjebak dalam kepanikan yg sebenarnya tidak perlu.
Namun kita perlu memahami satu hal mendasar: kinerja jangka panjang pasar saham pada akhirnya selalu mencerminkan kondisi riil dari perkembangan ekonomi suatu negara. Selama fundamental ekonomi tidak mengalami kerusakan yg signifikan atau tidak terjadi krisis keuangan yg serius, maka sangat kecil kemungkinan pasar saham mengalami penurunan sistemik yg berkepanjangan.
Bahkan jika dalam jangka pendek pasar harus menghadapi tekanan akibat memburuknya kondisi ekonomi dan mengalami koreksi yg cukup dalam, sejarah pasar saham selama lebih dari 100 tahun telah berulang kali membuktikan bahwa setiap fase penurunan tajam justru menjadi momen terbaik bagi investor yg mampu tetap tenang dan disiplin untuk melakukan akumulasi di harga rendah, dan pada akhirnya memperoleh return yg jauh lebih optimal di masa mendatang.
Bnyk orang begitu lihat rupiah melemah sama isu rating, langsung panik sendiri sampe jadi kacau ritmenya
Sebenernya fundamentalnya nggak rusak kok
Seperti yg sudah sy sampaikan dalam sharing tadi siang, pelemahan kurs dalam jangka pendek memang secara kasat mata dapat memicu kepanikan pasar. Namun jika kita melihat dari sudut pandang pergerakan dana, kondisi ini justru sering kali menandakan adanya perubahan yg sangat krusial.
Artinya, harga aset sedang terdorong turun secara pasif dan mulai memasuki area valuasi yg lebih menarik. Bagi investor asing, yg menjadi fokus utama bukanlah sentimen jangka pendek, melainkan apakah valuasi sudah memiliki margin keamanan yg cukup, serta apakah risiko dari sisi kurs sudah banyak terlepas.
Oleh karena itu, ketika kurs mengalami penurunan yg cepat, justru hal tersebut dapat meningkatkan daya tarik valuasi aset secara keseluruhan, sehingga mendorong masuknya dana jangka menengah hingga panjang untuk mulai melakukan akumulasi.
Sementara itu, pemulihan kurs yg terjadi hari ini pada dasarnya juga menunjukkan satu hal penting, yaitu setelah sentimen pasar mengalami pelepasan, mulai muncul adanya aliran dana yg melakukan penyerapan di pasar.
Inilah alasannya mengapa, pada saat sentimen pasar berada di fase paling pesimis, justru bukan berarti risiko berada pada level tertinggi, melainkan sering kali menjadi fase di mana ekspektasi negatif telah terdiskon secara berlebihan dalam harga.
Tentu saja perlu ditekankan bahwa proses perubahan arah seperti ini tidak akan terjadi dalam waktu singkat, melainkan berlangsung secara bertahap melalui fase pemulihan. Biasanya dibutuhkan periode waktu sekitar 1–2 bulan bagi pasar untuk menyelesaikan proses normalisasi sentimen.
Oleh karena itu, jika dilihat dari perspektif yg sedikit lebih panjang, fase saat ini meskipun secara sentimen terasa paling tertekan, namun dari sisi struktur pasar justru sering kali menjadi titik awal di mana pasar mulai mendekati fase pembalikan arah.
Sebagai contoh sederhana, pasar saham kita saat ini sejak 28 Januari 2026 telah mengalami penurunan selama kurang lebih 87 hari.
Dalam proses penyesuaian yg cukup panjang ini, sy yakin banyak investor pernah memiliki pemikiran seperti ini: karena tren pasar masih berada dalam fase turun, mereka memilih menunggu hingga muncul sinyal pembalikan yg benar-benar jelas, baru kemudian masuk ke pasar, dengan harapan dapat memanfaatkan potensi kenaikan yg lebih besar ke depannya.
Bagi kalian yg memiliki pola pikir seperti itu, kemampuan untuk mengidentifikasi titik pembalikan pasar menjadi hal yg sangat krusial. Dalam praktiknya, setiap kali terjadi penurunan tajam dalam jangka pendek, hal tersebut sering kali merupakan sinyal penting yg patut diperhatikan sebagai indikasi awal potensi perubahan arah.
Tentu saja, sy tidak bisa memastikan 100% bahwa level terendah hari ini akan menjadi awal dari tren kenaikan jangka panjang. Namun, jika kita melihat pola historis di berbagai pasar saham global, setiap kali terjadi penurunan tajam yg diikuti oleh masuknya dana dalam jumlah besar di akhir sesi perdagangan, maka dalam rentang waktu 1–2 bulan berikutnya, pasar umumnya akan memasuki fase kenaikan yg relatif lebih stabil dan berkelanjutan.
Di akhir sesi kyk gini, adanya penyerapan di bawah itu bener2 harus kita perhatiin banget
Seperti yg pernah sy sampaikan secara rinci dalam sharing sebelumnya mengenai pengalaman pribadi sy saat berinvestasi di pasar saham pada tahun 2020, pada saat itu pasar saham Amerika juga mengalami beberapa kali trading halt, dan pasar sempat berada dalam kondisi kepanikan yg ekstrem.
Di periode tersebut, cukup banyak teman di sekitar sy yg terus bertanya bagaimana seharusnya menyikapi posisi saham yg terus mengalami penurunan.
Namun, saran sy sejak awal selalu sangat jelas: jangan mudah melakukan penjualan saat pasar sedang diliputi kepanikan. Sebaliknya, yg lebih rasional adalah tetap melakukan penambahan posisi secara bertahap dengan pendekatan yg terukur.
Namun, perlu sy tekankan dengan sangat jelas bahwa strategi seperti ini hanya dapat dilakukan apabila saham yg kamu investasikan memang memiliki fundamental nilai jangka panjang yg kuat.
Sebagai contoh, pada saat itu sy melakukan positioning di TSLA. Ketika pasar saham mengalami penurunan tajam, bahkan beberapa kali terjadi trading halt, harga TSLA juga mengalami fluktuasi besar dan penurunan yg cukup signifikan.
Namun justru karena sy memiliki keyakinan yg kuat terhadap nilai jangka panjang perusahaan tersebut, sy tetap berani menjalankan rencana yg telah disusun sejak awal, yaitu melakukan penambahan posisi secara bertahap di tengah tren penurunan pasar.
Saham yg punya nilai bagus, pas pasar turun malah jd ksmptn buat kita dptin harga beli yg lebih oke
Ngerti, abis turun bnyk emg bakal ada peluang, tp bukan semua saham bs asal kita ambil di bawah😇
Yang boleh kita ambil itu cuma saham yang fundamentalnya bagus dan punya nilai beneran
Dalam sharing pada saat itu, sy juga secara khusus menyampaikan bahwa untuk positioning di TSLA, sy telah menyiapkan rencana pembelian sebanyak lima tahap. Meskipun pada akhirnya hanya terealisasi empat kali pembelian, hasil investasi yg diperoleh tetap sangat memuaskan.
Namun setelah sesi tersebut, ada juga beberapa yg mengajukan pertanyaan seperti ini: mengapa tidak menunggu hingga harga saham benar-benar mencapai level terendah, lalu menggunakan seluruh dana untuk membeli sekaligus? Bukankah dengan cara seperti itu profitnya bisa dimaksimalkan?
Sebenarnya, sy selalu menekankan satu prinsip yg sangat penting: dalam pasar keuangan yg sesungguhnya, tidak ada satu pun pihak yg mampu memprediksi secara tepat level terendah maupun level tertinggi harga pasar.
Yg benar-benar bisa kita lakukan hanyalah membangun sebuah strategi investasi yg rasional dan dapat dijalankan, berdasarkan pemahaman serta kerangka analisis kita terhadap pasar.
Strategi seperti ini mungkin tidak selalu menghasilkan profit maksimum dalam jangka pendek, namun jika dilihat dari perspektif jangka panjang, justru inilah satu-satunya pendekatan yg benar-benar mampu membawa pada profit yg stabil dan berkelanjutan.
Setidaknya secara pribadi, sy telah melalui lebih dari 20 tahun proses eksplorasi dan praktik di bidang investasi keuangan. Jika melihat ke belakang, memang ada rekan-rekan yg memulai bersama sy dan pada fase tertentu sempat memperoleh profit yg lebih besar dari sy.
Namun hingga hari ini, sy dapat mengatakan dengan cukup percaya diri bahwa di antara mereka yg memulai bersama pada waktu itu, total aset yg sy miliki saat ini adalah yg paling besar.
Oleh karena itu, kunci untuk mencapai keuntungan yg stabil dalam jangka panjang bukanlah kemampuan untuk memprediksi secara tepat level terendah atau tertinggi pasar, melainkan kemampuan untuk menyusun rencana investasi yg rasional dan terukur, kemudian mengeksekusinya secara disiplin dan konsisten hingga akhir. Inilah yg pada akhirnya akan membedakan siapa yg benar-benar menjadi pemenang di pasar.
Konsep siapin dana bertahap gini, yg paling penting itu bukan ngejar untung paling gede, tapi gimana caranya kita bsa tetep bertahan di pasar investasi ini terus
Oleh karena itu, sy meyakini bahwa meskipun penurunan tajam pasar saham hari ini mungkin membuat banyak dari kamu merasa tidak nyaman, bahkan muncul rasa khawatir atau panik, namun sy harap kamu dapat tetap percaya bahwa jika kamu bersedia menunggu dengan sabar selama 1 hingga 2 bulan, lalu kembali melihat kondisi pasar saat ini, kamu akan menyadari dengan lebih jernih bahwa titik balik pasar yg sesungguhnya justru lahir dari fase terendah yg dipenuhi sentimen ketakutan dan kecemasan seperti sekarang ini.
Dan justru pada momen krusial seperti inilah, keputusan yg kamu ambil akan menjadi faktor penentu utama terhadap hasil investasi jangka panjang kamu. Apakah kamu akan terpengaruh oleh sentimen panik jangka pendek, lalu terburu-buru menjual aset berkualitas yg kamu miliki di level rendah, atau kamu mampu tetap rasional dan menjalankan rencana secara disiplin dengan terus melakukan akumulasi saham-saham unggulan di harga yg lebih rendah saat pasar mengalami penyesuaian yg dalam, di sinilah letak kunci yg benar-benar menentukan keberhasilan investasi kamu.
Terakhir, sy berharap seluruh teman-teman yg mengikuti sesi pembelajaran malam ini dapat menyimpan dengan baik materi yg telah disampaikan dan terus meninjaunya kembali secara berkala. Perlu dipahami bahwa investasi saham bukanlah sesuatu yg berlangsung hanya dalam hitungan minggu atau beberapa bulan.
Sy meyakini bahwa bagi kamu yg benar-benar serius mendengarkan dan belajar malam ini, investasi saham akan menjadi bagian dari perjalanan jangka panjang, bahkan dapat menyertai kamu sepanjang kehidupan.
Ketika di masa mendatang kamu telah melalui beberapa siklus naik turun pasar dalam beberapa tahun ke depan, lalu kembali meninjau apa yg sy sampaikan malam ini, sy percaya kamu akan merasakan kepuasan atas kesabaran kamu dalam belajar hari ini, sekaligus memiliki pemahaman yg jauh lebih mendalam terhadap prinsip dan metode investasi yg telah sy bagikan.
Bnyk org malah jual pas lagi paling lesu, giliran harga rebound, ujung2nya cuma bisa ngejar lagi di harga tinggi 😂
Makasih Pak Sutanto buat sharingnya malam ini, jdi nambah lagi rasa percaya diri sya nih🙏
Pelan2 cicil beli saham unggulan di hrga bawah 👍👍👍
Iya sih, liat pasar saham mggu ini turun separah ini, jujur sempet hilang kepercayaan diri, tp abis liat sharing mlm ini jd mulai berharap lg sama rebound kdpnnya😇
Selamat malam semuanya,
Belakangan ini ada bbrp member yg lapor ke Pak Sutanto, ada oknum yg gak jelas nambahin mereka secara pribadi dan ngajakin investasi saham Tiongkok, saham Hong Kong, saham AS, forex, IPO luar negeri, sampai saham diskon, bahkan udah ada bbrp yg kena tipu.
Jadi kalian harus ekstra hati2 ya, kalau ada yg suruh buka akun lain utk investasi di saham Tiongkok, Hong Kong, AS, forex, IPO luar negeri, atau saham diskon, besar kemungkinan itu penipuan.
Kalau kalian nemu hal seperti ini, langsung aja hubungi Pak Sutanto biar bisa dibantu cek lebih lanjut ya..








