Siang semuanya,
Seiring dengan langkah Amerika Serikat yg mulai melakukan penutupan Selat Hormuz, banyak pelaku pasar secara intuitif berasumsi bahwa harga minyak pasti akan melonjak tajam, dan pada saat yg sama pasar saham akan mengalami tekanan penurunan.
Namun, pergerakan pasar hari ini justru memberikan jawaban yg sepenuhnya berbeda dari ekspektasi tersebut. Harga minyak mentah tidak mengalami kenaikan signifikan, bahkan pada sesi pagi sempat menunjukkan pelemahan.
Di sisi lain, pasar saham Asia justru mencatatkan kenaikan secara menyeluruh. Dan yg paling menarik untuk kita cermati adalah, pasar yg mencatatkan penguatan paling kuat justru berasal dari negara-negara yg memiliki ketergantungan tinggi terhadap pasokan minyak Timur Tengah, yaitu Jepang, Korea Selatan, dan Taiwan.
Jepang, Korea, sama Taiwan malah naik paling kenceng, ini nunjukin kalo dana udah mulai ngeliat ekspektasi pemulihan ke dpnnya
Kalau pasar yg paling bergantung sama minyak Timur Tengah aja bs naik, berarti sentimen panik emg lagi cepat mereda
Pasar-pasar saham ini secara logika seharusnya menjadi pihak yg paling terdampak. Namun pada kenyataannya hari ini justru menjadi yg mencatatkan kenaikan terbesar. Hal ini kembali menegaskan satu poin yg sangat penting: apa yg sedang diperdagangkan oleh pasar saat ini bukanlah peristiwa itu sendiri, melainkan perbedaan antara ekspektasi dan realita.
Dengan kata lain, apabila pasar benar-benar meyakini bahwa konflik akan terus meluas dan tidak terkendali, maka skenario yg seharusnya terjadi hari ini adalah harga minyak melonjak tajam dan pasar saham mengalami penurunan signifikan.
Namun fakta yg terjadi justru berlawanan. Harga minyak tidak naik, melainkan melemah, sementara pasar saham tidak turun, justru bergerak menguat. Kondisi ini hanya mengarah pada satu kesimpulan yg sangat jelas: pasar secara bertahap sudah tidak lagi mempercayai bahwa risiko yg ada akan terus mengalami eskalasi.
Reaksi kali ini emang beda banget, pasar udh nggak sepanik dulu lagi
Bagaimanapun, yg benar-benar mempengaruhi pasar bukanlah tindakan penutupan itu sendiri, melainkan apakah penutupan tersebut dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Setidaknya dari arah penilaian pasar saat ini, probabilitas untuk kondisi tersebut bertahan dalam jangka panjang terlihat cukup rendah. Oleh karena itu, kita mulai melihat aliran dana secara bertahap kembali masuk ke aset berisiko, sebagai bentuk antisipasi terhadap meredanya situasi.
Inilah yg sejak awal selalu sy tekankan kepada kalian semua: jangan hanya mendengar apa yg mereka katakan, tetapi perhatikan apa yg benar-benar mereka lakukan. Apa yg disampaikan oleh Trump bukanlah faktor utama, demikian pula pernyataan dari Iran tidak memiliki bobot yg menentukan.
Yg benar-benar penting adalah ke mana arah aliran dana bergerak, serta bagaimana pasar melakukan proses penilaian harga.
Pelaku pasar yg benar-benar berpengalaman tidak menunggu berita untuk bertindak, melainkan mampu membaca perubahan di dalam pasar itu sendiri, sehingga dapat memahami lebih awal apa yg sebenarnya sedang diantisipasi oleh pasar.
Dan hari ini, pasar telah memberikan jawaban yg sangat jelas. Harga minyak tidak naik, justru melemah. Pasar saham tidak turun, melainkan menguat. Seluruh sinyal ini menunjukkan bahwa kondisi saat ini bukanlah awal dari sebuah krisis, melainkan fase di mana sentimen ketakutan di pasar mulai mereda.
Harga minyak gk naik, malah turun, ini nunjukin kalau dana emg gk percaya krisisnya bakal makin parah
Pasar saham bukan cuma nggak turun, malah naik duluan, reaksi kayak gini sendiri udah jd sinyal paling kuat
Kalian harus memahami satu hal yg sangat penting. Berita pada dasarnya disajikan untuk mayoritas pelaku pasar, namun pergerakan harga justru merupakan sinyal yg dibaca oleh mereka yg benar-benar memahami mekanisme pasar.
Kita semua mengetahui bahwa pada pekan lalu, ketika sentimen pasar masih didominasi oleh kekhawatiran, sy sudah dengan sangat jelas menyampaikan kepada kalian semua bahwa peluang utama berikutnya akan berada pada saham-saham perusahaan konvensional yg memiliki fundamental kuat, seperti EXCL dan BMRI, serta perusahaan teknologi besar di Amerika Serikat. Inilah sektor-sektor yg akan menjadi inti dari fase kenaikan berikutnya di pasar.
Oleh karena itu, pada saat itu yg sy lakukan bukan sekadar analisis, melainkan langsung menyampaikan satu kesimpulan yg tegas kepada kalian semua, bahwa sudah bisa mulai melakukan akumulasi bertahap pada saham-saham tersebut di area bawah.
Memang, pada saat itu masih banyak yg ragu, masih menunggu konfirmasi yg dianggap lebih pasti. Namun jika kita melihat kembali kondisi sekarang, pergerakan harga di pasar telah memberikan jawaban yg paling objektif. Saham-saham tersebut saat ini sudah mulai membentuk tren kenaikan yg jelas.
Mggu lalu pas pasar lagi paling panik, bpak udh bahas arah kayak EXCL sama BMRI, emg keliatan bngt punya pandangan ke depan
Jalur BMRI ini mmg sdah mulai kebentuk dengan jelas
Dan kita pun mengambil keputusan serta melakukan penempatan posisi justru pada saat pasar berada dalam kondisi paling tidak pasti. Karena itu, investasi tidak pernah menunggu hingga semuanya terkonfirmasi. Justru dalam ketidakpastian, kita dituntut untuk mampu membuat penilaian yg tepat.
Di sinilah letak perbedaan mendasar antar pelaku pasar. Selanjutnya, di luar sektor-sektor yg telah dibahas tadi, seiring dengan penyesuaian yg terjadi pada saham perbankan sebelumnya, ke depannya pergerakan naik yg lebih stabil pada saham bank akan menjadi salah satu garis utama dalam tren jangka panjang.
Oleh karena itu, bagaimana membangun strategi investasi di sekitar saham perbankan untuk mengoptimalkan potensi profit, akan sy bahas lebih mendalam pada sesi sharing malam ini. Pastikan kalian hadir tepat waktu, dan jangan lupa untuk terus mendukung Akademi Investasi Cerdas kita, terima kasih semuanya!
Di fase paling kacau kmrn, yg paling keren itu Pak Sutanto sdah duluan baca arah sama timingnya dgn jelas
Masuk dlu pas kondisi masih blm jelas, nanti pas naik baru profitnya bs benar2 kebuka dan makin besar
Timing di fase ini memang kena banget
Saham bank abis fase penyesuaian kmren, kdpnnya jdi jalur utama yang stabil menurut saya mgkn banget🙏
Malem ini kalau dibahas sampe jelas gimana caranya bikin saham bank bisa kasih hasil yg stabil, pasti bnyk orang jadi lebih pede


