Lonjakan kenaikan pasar saham AS secara menyeluruh tadi malam, secara sangat jelas telah memberikan sinyal kepada seluruh investor bahwa pasar global saat ini sedang beralih dari fase risk-off kembali ke fase risk-on.
Kenaikan pasar AS kali ini tidak didorong oleh satu faktor tunggal, melainkan merupakan hasil dari resonansi tiga katalis positif utama yg terjadi secara bersamaan:
1. Meredanya ketegangan geopolitik.
Ekspektasi terhadap negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran mulai meningkat, dengan kedua belah pihak secara bertahap memberikan sinyal kesediaan untuk mencapai kesepakatan. Hal ini menunjukkan bahwa probabilitas eskalasi konflik militer saat ini sedang menurun dengan cepat.
2. Harga minyak kembali turun ke kisaran 90 dolar.
Hal ini mencerminkan adanya penurunan tekanan biaya serta meredanya ekspektasi inflasi, yg bagi pasar global merupakan katalis positif yg sangat signifikan.
3. Data inflasi yg dirilis berada di bawah ekspektasi pasar.
Indeks PPI tercatat lebih rendah dari perkiraan, sementara inflasi inti tetap berada dalam kondisi yg terkendali. Ini mengindikasikan bahwa tekanan terhadap The Fed untuk melanjutkan kebijakan pengetatan moneter semakin berkurang.
Begitu tekanan biaya mulai mereda, ke depannya ruang buat pemulihan profit perusahaan jg bakal makin keliatan jelas
Skrg yang paling penting itu liat siapa yg bakal duluan didorong naik sama aliran dana lagi
Meskipun pasar saham AS mengalami kenaikan yg sangat signifikan, namun menurut pandangan sy, peluang yg sesungguhnya ke depannya justru berada di kawasan Asia.
Indonesia sebagai salah satu negara yg mendapatkan manfaat langsung, akan mulai merasakan dampaknya seiring dengan penurunan harga minyak, yg mendorong perbaikan struktur pasar. Sektor konsumsi yg sebelumnya tertekan mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan.
Di sisi lain, aliran dana juga mulai mengalami rotasi, berpindah dari saham sektor energi kembali menuju saham-saham bertumbuh. Pada saat yg sama, ekspektasi suku bunga yg cenderung stabil memberikan dukungan positif bagi sektor perbankan serta saham-saham dengan dividen tinggi.
Di saat yg sama, kita juga perlu memahami satu karakteristik pasar yg sangat krusial, yaitu bahwa pasar Indonesia pada dasarnya merupakan pasar dengan beta tinggi.
Artinya, ketika terjadi penurunan, pergerakan turun di pasar Indonesia cenderung lebih cepat dan lebih dalam. Namun sebaliknya, ketika terjadi rebound, kekuatan kenaikannya juga biasanya jauh lebih agresif. Dengan kata lain, volatilitasnya memang lebih besar, tetapi di balik itu terdapat elastisitas yg juga jauh lebih kuat.
Lalu, mengapa pada fase kali ini bisa muncul rebound yg begitu cepat? Untuk menjawab hal tersebut, kita perlu melihat kembali latar belakang pada periode sebelumnya, mulai dari dampak penyesuaian bobot MSCI, kekhawatiran pasar terhadap penilaian dan prospek, hingga arus keluar dana asing yg terjadi secara berkelanjutan.
Kali ini bisa naik secepet ini, ada hubungan besar sama kondisi sblmnya yg terlalu ditekan stlh dana asing terus keluar
Skrg seiring harga minyak mulai turun, dana jg bakal secara natural balik lagi lirik saham growth, perbankan, sama yg dividen tinggi
Skrg ini memang lagi fase pemulihan pasar
Faktor-faktor tersebut, ketika saling berinteraksi, telah menciptakan tekanan yg berlebihan terhadap pasar. Namun, saat ini kondisi mulai mengalami perubahan.
Risiko secara bertahap menurun, harga minyak mulai bergerak stabil, dan sentimen pasar pun perlahan mengalami pemulihan. Dalam lingkungan seperti ini, begitu aliran dana mulai kembali masuk ke pasar, maka kecepatan rebound yg terjadi biasanya akan berlangsung sangat cepat dan signifikan.
Inilah alasannya mengapa, pada saat pasar berada di fase paling pesimis di bulan Maret, sy berulang kali menegaskan kepada kalian bahwa justru di situlah momen terbaik untuk mulai melakukan akumulasi posisi.
Namun pada waktu itu, bnyk dari kalian yg berdiskusi dengan sy mengatakan ingin menunggu sampai kondisi pasar lebih stabil, atau menunggu hingga seluruh sentimen negatif benar2-benar mereda sebelum masuk.
Tetapi saat itu sy juga sudah menyampaikan dengan sangat jelas, bahwa ketika seluruh sentimen negatif tersebut benar-benar hilang, biasanya pasar sudah menyelesaikan sebagian besar kenaikannya. Jika baru masuk di fase tersebut, risikonya adalah membeli di level yg relatif tinggi dan akhirnya terjebak.
Bnyk orang selalu nunggu sampe beritanya jelas, ujung2nya malah baru berani masuk pas harganya udh naik
Iya, kesempatan yg bnr2 bagus itu emang biasanya muncul pas pasar lg paling panik
Dan saat ini, pasar telah memberikan jawaban yg paling nyata. Dalam waktu hanya 1 pekan, pasar sudah mencatat kenaikan lebih dari 10%.
Dan ada satu poin penting yg perlu kamu perhatikan, yaitu kenaikan ini terjadi saat berbagai sentimen negatif sebenarnya belum sepenuhnya hilang. Hal ini menunjukkan bahwa pasar tidak pernah menunggu kepastian untuk mulai naik, melainkan justru bergerak lebih dulu di tengah ketidakpastian.
Kalian harus memahami satu hal penting, dalam investasi saham, peluang hampir selalu lahir di tengah kepanikan, bukan pada saat semuanya sudah terlihat pasti. Jika kamu memilih menunggu sampai risiko benar-benar hilang, sentimen pasar sudah stabil, dan berita mulai membaik, maka yg kamu ikuti biasanya hanyalah fase akhir dari pergerakan harga.
Mereka yg benar-benar mampu menghasilkan uang secara konsisten adalah mereka yg mulai melakukan akumulasi ketika mayoritas pasar masih diliputi rasa takut, bukan ketika semua orang sudah memahami arah pasar dan baru memutuskan untuk masuk.
Karena pasar tidak akan pernah memberikan level beli yg terasa nyaman, melainkan hanya memberikan peluang yg benar secara logika, tetapi sulit secara psikologis.
Oleh karena itu, faktor utama yg benar-benar menentukan kemampuan seseorang untuk meraih profit jangka panjang bukanlah stabilitas pasar, melainkan apakah kamu mampu tetap disiplin dan tegas dalam membeli aset yg sedang berada di bawah nilai wajarnya, justru pada saat mayoritas pasar diliputi kepanikan. Inilah prinsip inti yg selama ini terus sy tekankan kepada kalian.
Sy percaya, selama kamu mampu memahami hal ini, maka dalam perjalanan investasi saham ke depannya, mungkin kecepatan keuntungan yg kamu capai bukan yg paling tinggi, tetapi kamu akan menjadi investor yg mampu menjaga konsistensi dan terhindar dari kerugian besar. Dan inilah fondasi utama untuk mencapai pertumbuhan aset yg berkelanjutan. Ok, untuk sesi pagi ini kita cukupkan sampai di sini dulu, kita lanjutkan kembali pada sesi siang nanti.
Orang yg bisa cuan itu bukan yg paling berani, tpi yg di tengah kepanikan msh bs pegang penilaian sendiri 💪
Sbnrnya pas berita udah mulai bagus semua, bnyk saham murah yg bener2 menarik itu udah keburu abis dulua
Ngerti, kalo mau dapetin profit maksimal, memang hrs masuk lebih awal dan siapin posisi dari dulu💪
Pak Sutanto , skrg masih ada saham apa aja yg lagi undervalued dan bs mulai dipertimbangin buat masuk?
Ngerti, harus terus ikut bljr bareng Pak Sutanto biar bs jadi investor yg asetnya terus berkembang



