Dalam sesi pembahasan kemarin malam, sy telah menguraikan secara sistematis mengenai bagaimana kemungkinan pergerakan IHSG dalam beberapa waktu ke depannya; apa alasan yg mendasari pergerakan tersebut; faktor inti apa yg sebenarnya menentukan naik turunnya IHSG; serta dalam kondisi pasar ke depannya, jenis saham seperti apa yg sebaiknya dipilih agar peluang memperoleh profit dapat menjadi lebih optimal.
Sy tidak tahu apakah kalian benar-benar sudah memahami poin utama yg sy sampaikan sebelumnya.
Karena pada dasarnya, dalam pembahasan sebelumnya sy sedang menjelaskan gambaran besar dan arah utama pasar; sementara dalam investasi, kesalahan yg paling perlu dihindari bukanlah kesalahan taktis, melainkan kesalahan strategis.
Jika yg keliru adalah taktik, dampaknya mungkin hanya sebatas berkurangnya potensi profit, atau kerugian dalam jangka pendek; namun jika yg keliru adalah strategi, maka sering kali hal itu akan membuat kalian terus mengalokasikan dana ke arah yg salah, dan pada akhirnya berujung pada kerugian yg jauh lebih besar.
Inilah juga yg menjadi alasan, berdasarkan komunikasi sy dengan banyak teman dalam beberapa waktu terakhir, sy menemukan bahwa cukup banyak dari kalian yg masih memegang saham dalam jangka panjang namun hingga saat ini tetap berada dalam kondisi kerugian yg cukup dalam.
Akar permasalahannya bukan karena kalian tidak mampu membaca pergerakan pasar, juga bukan karena kurangnya usaha.
Yg lebih mendasar adalah, pada saat kalian memutuskan untuk membeli saham-saham tersebut, kalian belum benar-benar memikirkan secara matang: di pasar saham Indonesia, sebenarnya sumber profit itu berasal dari apa; jenis kenaikan seperti apa yg bersifat berkelanjutan; serta peluang seperti apa yg hanya bersifat sementara dan tidak memiliki kesinambungan?
Yang harus dipikirin bner2 itu, kita beli krna ikut tren atau cuma ikut hype sesaat aja
Bnyk saham keliatan naik kenceng, tp sbnrnya cuma sentimen sementara aja, gak cocok buat dipegang lama
Mari kita ambil contoh yg sederhana. Jika kalian benar-benar mampu memahami bahwa pada tahun 2020 banyak saham mengalami kenaikan signifikan karena terganggunya rantai pasok global selama pandemi, yg menyebabkan berbagai komoditas mengalami kelangkaan ekstrem.
Maka kalian seharusnya juga bisa menarik kesimpulan lebih lanjut bahwa kenaikan tersebut pada dasarnya merupakan cerminan dari lonjakan profit yg bersifat sementara dalam kondisi khusus, bukan hasil dari peningkatan daya saing perusahaan yg berkelanjutan dan mendorong pertumbuhan jangka panjang yg stabil.
Jika kalian mampu memahami hal tersebut, maka kalian juga akan menyadari bahwa kondisi seperti itu tidak mungkin berlangsung dalam jangka panjang; sehingga setelah fase puncak pasar berakhir, arah besar banyak saham dalam beberapa tahun ke depan sangat mungkin akan bergerak dalam pola fluktuatif yg cenderung menurun, bahkan berlanjut dalam tren pelemahan.
Apabila pada saat itu kalian sudah memiliki pemahaman seperti ini, sy yakin kalian akan mengambil keputusan untuk menjual sebagian besar saham tersebut secara tepat waktu setelah siklus pasar berakhir; setidaknya tidak akan terus menahan posisi secara pasif hingga hari ini.
Kalo kita bs tau kira2 arah pasar saham ke dpnnya dari awal, kita bisa banget ngurangin bnyak kerugian
Karena itu, sy selalu menekankan bahwa dalam investasi, langkah pertama yg paling krusial bukanlah memilih saham; melainkan memahami arah besar pasar terlebih dulu.
Sebab hanya dengan melihat arah besar secara jelas, kalian akan mengetahui di mana letak peluang utama saat ini; jenis saham seperti apa yg masih layak untuk dipertahankan; saham mana yg sebaiknya segera dievaluasi dan ditindaklanjuti; serta strategi seperti apa yg paling sesuai dengan kondisi pasar saat ini.
Sementara itu, seiring dengan meredanya sentimen kepanikan global secara bertahap, preferensi risiko para investor juga mulai mengalami peningkatan.
Dalam kerangka ekspektasi yg relatif lebih optimis ini, likuiditas dana di pasar akan terus bertambah; dan selama likuiditas terus meningkat, indeks-indeks utama global pada umumnya akan lebih mudah bergerak dalam tren naik yg bersifat fluktuatif.
Logika ini sebenarnya sudah sy jelaskan secara cukup rinci dalam beberapa sesi pembahasan terakhir. Bagi teman-teman yg baru bergabung dan belum mengikuti keseluruhan materi sebelumnya, silakan menghubungi asisten untuk memperoleh rekaman pembahasan yg telah disampaikan.
Betul, bs lihat arah besar investasi itu emg langkah pertama yg paling penting🙏
Jika kalian sudah mampu menganalisis dengan jelas bahwa arah besar tahun ini adalah bergerak naik secara bertahap dalam pola fluktuatif; dan kalian juga sudah memahami bahwa peluang profit utama terkonsentrasi pada sektor serta saham-saham tertentu.
Maka setidaknya kalian tidak akan lagi mempertahankan pola pikir untuk terus menahan saham-saham berkualitas rendah dengan harapan suatu hari akan kembali impas, sambil menunggu secara pasif tanpa tindakan yg jelas.
Karena itu, pembahasan tadi malam sesungguhnya sangat krusial; sebab pada fase pasar seperti saat ini, memahami apa saja faktor inti yg mendorong perubahan pasar jauh lebih penting dibandingkan sekadar mengetahui apakah hari ini satu saham tertentu akan naik atau turun.
Seperti yg sy tekankan kepada kalian tadi malam; apabila suatu saham ingin benar-benar memulai fase kenaikan, tidak hanya harus mampu menembus level resistance yg krusial, tetapi juga harus disertai dengan peningkatan volume transaksi yg signifikan.
Namun setelah sesi tersebut berakhir, sy juga menerima cukup banyak masukan dari teman-teman yg menyampaikan bahwa penjelasan sy masih terasa belum cukup rinci dan belum sepenuhnya aplikatif dalam praktik.
Karena itu, dalam pembahasan selanjutnya sy akan menjelaskan kepada kalian secara lebih mendalam mengapa sy berulang kali menekankan pentingnya volume transaksi; apa makna sebenarnya dari volume dalam dinamika pasar?
Mengapa banyak saham yg tampak telah menembus resistance pada akhirnya ternyata merupakan sinyal palsu; serta mengapa ada saham tertentu yg begitu disertai peningkatan volume saat breakout, justru mampu memasuki fase kenaikan yg berkelanjutan?
Bagian volume transaksi ini emg harus dibahas sampe bnr2 paham bgt
Ada ato nggaknya volume pas breakout itu bener2 bs nentuin, kenaikan kali ini asli atau cuma jebakan doang
Saham gorengan itu paling bahaya kalau terus dipaksain di-hold, nunggu balik modal, padahal selama nunggu itu bnyk peluang lain udh lewat begitu aja
Tentu saja, sy memahami bahwa saat ini yg paling menjadi perhatian kalian adalah beberapa pertanyaan berikut.
Pertama; banyak dari kalian yg sudah memegang saham dalam jangka panjang, namun saat ini masih berada dalam kondisi kerugian yg cukup besar; lalu apa langkah yg seharusnya diambil dalam situasi seperti ini.
Kedua; pasar saat ini terlihat seolah tidak memiliki pola yg jelas, di mana harga saham bisa naik dan turun dengan sangat cepat; seakan-akan konsep tren, support, maupun resistance tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya.
Dalam kondisi seperti ini, apa pendekatan yg tepat agar kita tetap dapat memperoleh profit secara konsisten?
Karena itu, pada sesi malam ini sy akan membahas secara khusus berbagai pertanyaan yg paling nyata dan paling relevan tersebut, serta memberikan penjelasan yg jelas dan terstruktur.
Sy juga berharap kalian dapat meluangkan waktu sejenak, setidaknya 2 menit, untuk menyiapkan kertas dan alat tulis; menahan sedikit rasa malas yg mungkin muncul. Daya ingat kita memiliki keterbatasan, dan proses belajar tidak pernah selesai hanya dalam satu kali pemahaman; bukan sekadar melihat atau mendengar secara sepintas sudah cukup untuk benar-benar menguasainya.
Hal-hal yg benar-benar penting harus dicatat; karena hanya dengan mencatat, kemudian menjalankannya secara konsisten, kalian memiliki peluang untuk secara bertahap keluar dari kondisi kerugian, dan membangun kemampuan menghasilkan uang yg stabil di pasar saham.
Sya pasti catetin semua poin dr sharing tiap mlm di buku catatan
Oke, sy udah siapin buku sama pen, tinggal nunggu penjelasan dr bpk aja
Sy yakin setelah kalian mengikuti sharing malam ini, kalian akan benar-benar memahami satu hal: sering kali, bukan karena kondisi pasar itu buruk, melainkan karena kalian belum menemukan strategi dan metode yg sesuai dengan situasi pasar saat ini.
Sejujurnya, selama bertahun-tahun sy berada di pasar investasi, baik itu pasar bullish, bearish, penurunan tajam maupun kenaikan besar, semuanya sudah sy alami lebih dari sekali. Sy juga pernah melakukan kesalahan, mengalami kerugian, dan membayar biaya belajar.
Namun justru karena pernah mengalami, merangkum, dan melakukan evaluasi berulang kali, itulah yg membentuk pemahaman sy terhadap pasar hingga saat ini.
Sy baru menyadari bahwa setiap jenis kondisi pasar sebenarnya selalu memiliki cara menghadapi yg berbeda. Setiap lingkungan pasar juga memiliki logika operasional yg paling sesuai.
Dan malam ini, sy akan menjelaskan semua hal tersebut kepada kalian secara detail, agar kalian benar-benar memahami, dalam kondisi pasar seperti saat ini, apa yg seharusnya kita lakukan, sehingga kita bisa meningkatkan tingkat kemenangan dan benar-benar mencapai keuntungan.
Jadi setelah ini, sy harap kalian bisa benar-benar fokus. Materi malam ini bukan sekadar untuk dipahami, tetapi untuk benar-benar dikuasai dan diterapkan. Apakah kalian sudah siap?
Ngerti, tiap pasar beda, jdi strategi sama cara mainnya jg harus beda
Udah siap nih 💪
Kemarin malam sy sudah menyampaikan kepada kalian satu poin penilaian yg sangat penting: dalam periode ke depan, pergerakan IHSG akan didominasi oleh pola kenaikan yg disertai dengan diferensiasi dan fluktuasi.
Namun di sini sy perlu menegaskan sekali lagi, yg sy maksud dengan “fluktuasi” bukanlah pergerakan jangka pendek seperti yg sering kalian bayangkan, bukan sekadar hari ini naik lalu besok turun, dan juga bukan pergerakan sempit dalam rentang kecil.
Melainkan sebuah fluktuasi dalam skala yg lebih besar, yaitu pergerakan bolak-balik dalam rentang yg luas, misalnya di kisaran 7300 hingga 8500 poin.
Artinya, arah utama indeks tetap cenderung naik, namun prosesnya tidak akan berjalan dalam garis lurus, melainkan bergerak naik secara bertahap sambil disertai fluktuasi.
Lalu kenapa pola seperti ini bisa terbentuk? Sebenarnya inti alasannya sudah sy jelaskan kemarin malam, dan hari ini sy akan rangkum kembali dengan cara yg paling sederhana. Ada tiga faktor utama yg akan menentukan arah pergerakan IHSG ke depannya:
1. Harga minyak mentah
Ketika harga minyak turun, biaya operasional perusahaan ikut menurun, sehingga profit berpotensi membaik. Ini menjadi sentimen positif bersih bagi perekonomian Indonesia secara keseluruhan.
2. Sentimen risiko global
Ketika tensi konflik mereda dan pasar tidak lagi diliputi kepanikan, aliran dana mulai berpindah dari aset safe haven kembali ke pasar saham.
3. Pemulihan rantai pasok global
Dengan aktivitas perdagangan yg kembali pulih, kinerja ekspor ikut membaik, sehingga sektor manufaktur dan semikonduktor menjadi pihak yg paling diuntungkan.
Kalau harga minyak turun, emang bnyk perusahaan di negara kita jd punya ruang profit yg lebih gede
Selama kondisi konflik makin mereda, pasar saham kdpnnya msh ada ruang buat pemulihan
Hasil dari kombinasi ketiga faktor ini adalah sentimen investor menjadi semakin optimis, likuiditas pasar terus meningkat, dan dana yg mengalir ke pasar saham semakin besar.
Dari sini kita bisa menarik satu kesimpulan yg sangat penting, yaitu dalam kondisi seperti ini, pada paruh kedua tahun ini pasar saham memiliki peluang besar untuk bergerak menguat dengan pola fluktuatif.
Setidaknya ada satu hal yg bisa kita pastikan: IHSG akan sangat sulit mengalami penurunan yg dalam. Karena pada posisi saat ini, indeks sudah berada di level yg relatif rendah, dan penurunan sebelumnya telah menyerap sebagian besar sentimen negatif.
Jadi logika pergerakan ke depannya akan seperti ini: ketika naik, pasar akan melanjutkan kenaikan secara bertahap dengan fluktuasi; dan ketika turun, biasanya penurunan hanya sampai pada level tertentu, lalu akan berhenti, stabil, dan kembali mengalami kenaikan.
Jadi menurut sy, esensi pergerakan pasar tahun ini adalah naik secara bertahap di tengah fluktuasi.
Kalau kalian sudah memahami hal ini, maka kita bisa masuk ke inti pembahasan malam ini: dalam kondisi pasar seperti ini, bagaimana sebenarnya cara kita menghasilkan uang? Ini adalah bagian yg paling penting dan juga paling menjadi perhatian kalian.
Namun sebelum membahas metode, kita harus memahami terlebih dulu satu hal mendasar: apa sebenarnya karakter utama dari kondisi pasar saat ini.
Menurut sy skrg lagi di fase naik tapi sambil fluktuatif gt
Makanya kita hrs liat dulu arah besarnya, baru lanjut susun strategi sesuai kondisi pasar secara detail
Hanya dengan benar-benar memahami karakter pasar, kita bisa menyusun strategi yg tepat. Seperti halnya ketika kamu ingin mendekati seseorang, kamu harus memahami karakter dan sifatnya terlebih dulu, baru tahu langkah apa yg seharusnya diambil.
Di pasar saham pun prinsipnya sama. Dan dalam kondisi saat ini, pasar memiliki tiga karakteristik yg sangat khas:
1. Indeks cenderung tidak stabil dan pergerakannya naik turun bergantian
IHSG terlihat seperti tidak punya arah yg jelas, membuat banyak investor merasa bingung dalam membaca tren.
2. Saham harga rendah sering mengalami kenaikan dan penurunan ekstrem
Banyak saham harga rendah bisa naik hingga 50% dalam 1 pekan, lalu turun 40% di pekan berikutnya, menunjukkan volatilitas yg sangat tinggi tanpa kestabilan.
3. Saham unggulan justru menunjukkan tren kenaikan yg konsisten
Terutama sektor perbankan, pertambangan, dan sumber daya, bergerak naik secara perlahan namun stabil, bahkan sering kali tidak memberikan banyak kesempatan untuk koreksi.
Ketika tiga kondisi ini terjadi secara bersamaan, hasilnya adalah tingkat kesulitan dalam bertransaksi di pasar meningkat drastis.
Banyak orang kemudian merasa bahwa pasar saham sekarang seolah tidak bisa dianalisis, support tidak lagi terlihat jelas, tren pun terasa kacau, dan bagaimana pun dilihat selalu terasa tidak tepat.
Lalu pertanyaannya, apakah pasar saham saat ini benar-benar masih memiliki pola? Jawabannya: ada, dan justru sangat jelas.
Kalo karakter pasar udh dipahami dgn jelas, alur mikirnya langsung jdi jauh lebih lancar
Bukan pasar yg gk ada pola, tp bnyk org yg masih pake cara yg salah buat baca kondisi pasar skrg
Saham harga murah itu gampang bngt ngejebak orang 😂
Di sini sy menggabungkan berbagai pertanyaan saham dari kalian belakangan ini, dan sy rangkum pada satu jenis saham yg paling sering menjadi sumber masalah, yaitu saham harga rendah yg harus benar-benar kalian waspadai.
Ini juga merupakan area yg paling sering menjebak investor ritel. Karakteristik saham seperti ini biasanya memiliki kapitalisasi yg sangat kecil dan kebutuhan dana yg rendah, bahkan dengan dana puluhan miliar rupiah saja, sudah bisa mendorong kenaikan harga yg tajam dalam waktu singkat.
Logika pergerakannya pun relatif sama: pelaku utama mendorong harga naik untuk menarik minat investor ritel agar ikut membeli di harga tinggi, lalu melakukan distribusi di level atas. Setelah dana besar keluar, harga saham biasanya langsung mengalami penurunan tajam.
Inilah alasannya kenapa ada saham yg hari ini terlihat naik sangat baik, tetapi keesokan harinya bisa langsung mengalami penurunan drastis.
Namun menurut sy, yg paling berbahaya bukanlah sekadar kenaikan dan penurunan tajam dalam jangka pendek, melainkan pola pikir seperti ini di kalangan investor: “sudah turun sejauh ini, memangnya masih bisa turun lagi?”
Karena pola pikir seperti itu, banyak yg memilih untuk tetap menahan posisi. Padahal hasil akhirnya justru semakin dalam terjebak, semakin lama menunggu justru semakin besar kerugiannya.
Bahkan tidak jarang, investasi sebesar 100 juta rupiah pada akhirnya bisa menyusut hanya menjadi beberapa juta saja.
Saham kecil itu aliran dananya dikit, jadi gampang bngt dikontrol sama dana besar buat gerakin harganya
Kategori kedua adalah saham siklikal, seperti BUMI, TAPG, dan EXCL. Saham-saham ini sebenarnya sudah beberapa kali sy sarankan untuk dibeli sejak bulan Maret.
Namun ketika harga saham jenis ini mulai naik, pergerakannya cenderung terus berlanjut tanpa banyak jeda. Justru di sinilah masalah muncul, karena tidak semua orang bisa ikut mendapatkan profit.
Banyak investor memilih untuk menunggu, dengan pemikiran “tunggu koreksi dulu baru beli.” Tapi kenyataannya, harga tidak kunjung turun dan justru terus naik. Akhirnya arah analisisnya benar, tetapi tetap tidak menghasilkan profit.
Kategori kedua adalah saham siklikal, seperti BUMI, TAPG, dan EXCL. Saham-saham ini sebenarnya sudah beberapa kali sy sarankan untuk dibeli sejak bulan Maret.
Namun ketika harga saham jenis ini mulai naik, pergerakannya cenderung terus berlanjut tanpa banyak jeda. Justru di sinilah masalah muncul, karena tidak semua orang bisa ikut mendapatkan profit.
Banyak investor memilih untuk menunggu, dengan pemikiran “tunggu koreksi dulu baru beli.” Tapi kenyataannya, harga tidak kunjung turun dan justru terus naik. Akhirnya arah analisisnya benar, tetapi tetap tidak menghasilkan profit.
Lalu kenapa sekarang IHSG terlihat seperti tidak naik? Jawabannya sudah jelas. Di satu sisi, saham unggulan terus mengalami kenaikan, sementara di sisi lain, banyak saham harga rendah justru mengalami penurunan tajam. Kedua kekuatan ini saling menetralkan, sehingga indeks terlihat seolah tidak bergerak.
Padahal kenyataannya, pergerakan saham sudah sangat terfragmentasi dan terpisah jauh satu sama lain. Jadi sekarang kalian harus memahami satu hal penting: bukan berarti pasar tidak memiliki peluang, tetapi peluang itu hanya ada pada saham yg tepat. Bukan pasar yg sulit menghasilkan uang, tetapi apakah kalian sudah berada di sisi yg benar.
Teman-teman, sampai di sini, sy ingin bertanya satu hal kepada kalian: apakah kalian benar-benar sudah memahami, bagaimana sebenarnya uang yg kalian investasikan di saham bisa mengalami kerugian?
Bukan karena pasar itu buruk, dan juga bukan karena kalian kurang beruntung. Melainkan karena kalian menggunakan metode yg tidak tepat, serta melakukan langkah yg keliru di kondisi pasar yg tidak sesuai.
Setelah melalui seluruh rangkaian analisis tadi, sy yakin sekarang kalian sudah bisa melihat dengan lebih jelas, seperti apa sebenarnya kondisi pasar saat ini.
Kenapa indeks terlihat tidak bergerak naik, tetapi pergerakan antar saham justru sangat terpisah, dan kenapa saham yg kalian beli sering kali justru mengalami penurunan.
Karena kita sudah memahami karakter pasar, maka langkah paling penting berikutnya adalah menyusun strategi yg tepat, sesuai dengan kondisi pasar tersebut.
Pasar skrg tuh bukannya gk ada peluang, tp bnyk orang yg terus salah pilih arah buat msk
Jadi skrg ini, alasan rugi itu seringnya bukan krna pasar jelek, tp krna cara sama timingnya yg salah
Seperti yg sy sampaikan sebelumnya, kalau kamu ingin mendekati seseorang, kamu harus memahami apa yg dia sukai, apa yg dia tidak sukai, dan seperti apa karakternya.
Kamu tidak mungkin menggunakan satu cara yg sama untuk semua orang. Di pasar saham pun prinsipnya sama, setiap kondisi pasar membutuhkan strategi yg berbeda.
Sy ingin kalian memikirkan satu hal terlebih dulu: apakah kalian menyadari bahwa cara sy berinvestasi saham sangat berbeda dengan cara kalian?
Sy tidak membeli hanya karena harga sedang naik, dan juga tidak membeli hanya karena mendengar rekomendasi orang lain. Setiap keputusan yg sy ambil selalu berdasarkan strategi, metode, dan sistem yg jelas.
Investasi bukanlah permainan keberuntungan. Ini adalah kemampuan yg dibangun secara sistematis, hasil dari analisis yg logis serta disiplin dalam menjalankan keputusan.
Inilah alasannya kenapa sekitar 80% orang mengalami kerugian, sementara hanya 20% yg bisa menghasilkan profit.
Karena sebagian besar orang bertransaksi secara asal, dipengaruhi sentimen, dan tanpa dasar logika yg jelas. Sementara mereka yg bisa menghasilkan uang di pasar, justru memiliki aturan, metode, dan disiplin yg kuat.
Lalu dalam kondisi pasar seperti saat ini, apa yg seharusnya kita lakukan? Sy rangkum menjadi empat prinsip utama yg wajib kalian jalankan:
Iya, harus ada cara yg jelas sama strategi yg tepat💪
Saya bakal terus ikut belajar bareng bpk, saya jg pengen jadi bagian dr 20% orang yg bs cuan di pasar
Sebelum membeli, kalian harus benar-benar memahami beberapa hal mendasar: perusahaan ini bergerak di bidang apa, bagaimana kemampuan menghasilkan profitnya, dan apakah kondisi keuangannya sehat. Jangan pernah membeli hanya karena harganya terlihat murah.
Kedua: fokus hanya pada saham unggulan dan yg sedang kuat.
Kondisi pasar sekarang sudah sangat jelas, saham berkualitas rendah cenderung terus melemah, sementara perusahaan yg bagus justru terus menunjukkan kenaikan. Karena itu, kamu harus berada di sisi yg kuat.
Ketiga: jangan terlalu sering melakukan transaksi.
Ini adalah salah satu penyebab utama banyak orang mengalami kerugian. Hari ini beli, besok jual, lusa kejar harga, dan pada akhirnya selalu membeli di harga tinggi lalu menjual di harga rendah.
Terlalu sering bertransaksi hanya akan membawa satu hasil: kemampuan analisis semakin menurun, sentimen semakin mendominasi, dan pada akhirnya justru dimanfaatkan oleh pasar.
Keempat: bangun eksekusi yg cepat, tegas, dan tepat.
Saat waktunya beli, harus berani ambil keputusan. Saat waktunya jual, harus tegas tanpa ragu. Tidak menunda, tidak bimbang. Inilah pola pikir yg dimiliki oleh investor yg sudah matang.
Selama kalian bisa menjalankan keempat poin ini, sy bisa katakan dengan sangat jelas, di pasar saham Indonesia kalian punya peluang besar untuk menghasilkan profit.
Namun di sini sy juga harus menegaskan satu realita yg cukup keras: dalam kondisi IHSG yg berfluktuasi, sebenarnya sebagian besar saham justru sedang mengalami penurunan, terutama saham-saham yg tidak memiliki kinerja fundamental yg kuat.
Coba kalian cek sendiri portofolio kalian, berapa banyak saham yg benar-benar menghasilkan profit? Itulah kenyataannya.
Bnyk orang rugi itu mulai dr langkah pertama yg asal beli tanpa arah
Asal2an trading itu paling gampang bikin rugi
Skrg yg paling penting itu, jauhin dulu saham yg gk punya kinerja jelas alias saham gorengan💪
Jadi kalian harus benar-benar ingat, jangan asal beli, dan jangan juga membeli sedikit di setiap sektor. Banyak orang berpikir, “dengan begitu bisa menyebar risiko.” Itu keliru. Itu bukan manajemen risiko, melainkan keputusan tanpa arah yg jelas.
Dalam kondisi pasar yg berfluktuasi seperti sekarang, sebagian besar sektor justru sedang mengalami tekanan penurunan.
Hasil akhirnya, kamu beli 10 saham, 7 di antaranya rugi, hanya 3 yg naik, dan pada akhirnya tidak menghasilkan profit, bahkan bisa berakhir rugi.
Lalu pertanyaannya, dalam kondisi pasar seperti ini, apa yg seharusnya kita lakukan? Jawaban utamanya hanya satu: fokus pada tren utama.
Lalu apa karakter paling menonjol dari pasar tahun ini? Yaitu ketidakpastian dari faktor eksternal yg sangat besar. Dalam kondisi seperti ini, aliran dana tidak cukup kuat untuk mendorong seluruh saham naik secara bersamaan.
Akibatnya, pasar tidak akan mengalami kenaikan secara menyeluruh, melainkan hanya muncul peluang di bagian tertentu saja.
Artinya, pada periode tertentu, hanya sektor atau jenis saham tertentu yg mengalami kenaikan terfokus, sementara saham lainnya justru terus berfluktuasi atau bahkan mengalami penurunan. Dengan kata lain, peluang itu tidak tersebar merata di seluruh pasar.
Karena itu, yg benar-benar bisa menghasilkan profit bukanlah mereka yg membeli banyak saham, melainkan mereka yg masuk ke tren utama yg tepat.
Dalam kondisi pasar bullish secara menyeluruh, hampir semua saham bisa menghasilkan profit. Namun dalam kondisi pasar seperti sekarang, hanya dengan memilih arah yg benar, barulah kita bisa benar-benar menghasilkan profit.
Kalau sampai di sini kalian masih belum benar-benar paham, sy akan pakai contoh paling sederhana supaya kalian bisa melihatnya dengan jelas.
Misalkan di pasar hanya ada 10 saham. Jika semua 10 saham ini ingin naik, dibutuhkan dana sebesar 1 miliar untuk mendorongnya. Namun sekarang, dana yg tersedia di pasar hanya 200 juta. Lalu apa yg akan terjadi?
Ngerti, skrg bukan bull market, jadi kita hrs pilih saham yg ada di jalur utama yg bener
Artinya, dana yg ada tidak cukup untuk mendorong seluruh saham naik secara bersamaan. Akibatnya, dana tersebut hanya akan terkonsentrasi pada 1–2 saham saja untuk mendorong kenaikan. Inilah yg disebut sebagai peluang sektoral atau pergerakan terbatas.
Jadi bagi kita, hal yg paling penting bukanlah membeli banyak saham, melainkan menemukan di mana aliran dana sedang terfokus.
Selama kamu berada di arah aliran dana yg masuk, sebenarnya kamu sudah memenangkan sekitar 70%. Lalu siapa yg menentukan arah aliran dana ini? Jawabannya hanya satu: dana institusi.
Penggerak utama pasar bukanlah investor ritel, melainkan institusi. Investor ritel bisa keluar kapan saja, bahkan dengan dana kecil sekalipun. Namun bagi institusi, mereka tidak bisa keluar masuk pasar secara sembarangan.
Karena mereka harus terus melakukan alokasi dana di pasar saham.
Di Indonesia, siapa institusi yg paling berpengaruh?
BPJS Ketenagakerjaan, grup besar seperti Sinar Mas Group dan Barito Group, serta Danantara.
Karakter utama dari institusi-institusi ini adalah memiliki dana yg sangat besar, terus aktif di pasar, dan tidak akan dengan mudah keluar sepenuhnya dari posisi mereka.
Dan dari sini muncul satu kesimpulan yg sangat penting: terlepas dari kondisi pasar baik atau buruk, selalu ada dana yg bergerak di dalam pasar.
Perbedaannya hanya pada besar kecilnya aliran dana. Saat kondisi bagus, dana yg masuk lebih besar. Saat kondisi kurang baik, alokasinya hanya dikurangi, bukan hilang. Karena itu, yg benar-benar perlu kita lakukan bukanlah mencoba menebak pasar akan naik atau turun, melainkan memahami ke mana arah pembelian institusi.
Karena apa yg dibeli oleh institusi, itulah yg cenderung naik. Selama kamu bisa membaca ke mana aliran dana bergerak, kamu akan bisa menemukan saham dengan probabilitas kenaikan yg paling tinggi.
Selama arah kita sejalan sama aliran dana institusi, peluang menangnya pasti jdi jauh lebih tinggi
Skrg ini bukan soal sahamnya bnyk atau dikit, tp yg penting lihat dulu aliran dana lagi masuk ke mana
Sekarang kita kaitkan lagi dengan poin penting tadi, yaitu dana di pasar itu terbatas. Karena terbatas, dana tersebut harus terkonsentrasi, dan hanya dengan konsentrasi itulah suatu sektor bisa benar-benar terdorong naik.
Kalau kita kembali ke level praktik, artinya kalau kalian ingin menghasilkan profit di kondisi pasar seperti sekarang, kalian wajib menjalankan empat prinsip utama yg tadi sudah sy sampaikan.
Sekarang kalian seharusnya sudah mulai memahami satu hal: kenapa sy terus menekankan agar tidak sembarangan membeli saham. Karena kenyataannya, sebagian besar saham di pasar saat ini tidak memiliki dukungan aliran dana. Dana justru terus mengalir ke saham-saham di tren utama.
Jadi kalau kalian membeli secara asal, hasil akhirnya sangat jelas, yaitu kerugian. Dan saat ini, banyak teman-teman menghadapi masalah yg cukup berat: memegang banyak saham, namun sebagian besar berada dalam kondisi rugi, dan tidak tahu harus mengambil langkah apa.
Jadi di sini sy ingin memberikan bantuan yg lebih praktis. Kalau saat ini kalian memegang banyak saham dan masih bingung harus bagaimana mengaturnya, kalian bisa evaluasi dengan pendekatan yg lebih terstruktur: mana saham yg masih layak dipertahankan, mana yg sebaiknya dilepas, dan mana yg justru bisa ditambah posisinya.
Karena di kondisi pasar seperti sekarang, yg perlu ditakutkan bukanlah tidak adanya peluang, tetapi salah memilih arah.
Skrg saya pegang 17 saham, kebanyakan sampe susah buat mantau 😔
Oke, sy udah kirim pesan pribadi ke bpk ya
[22/4, 10.13 PM] Sutanto Wibowo Ph.D.: Sebenarnya dalam beberapa waktu terakhir ini, sejak sy memperkenalkan event check-in harian, sy melihat perubahan yg sangat positif.
Banyak dari kalian mulai menjadi lebih aktif dalam belajar, tidak lagi hanya sekadar mendengar, tetapi mulai berpikir, mencatat, dan benar-benar menjalankan apa yg dipelajari.
Bagi sy, ini adalah hal yg sangat membanggakan. Karena tujuan sy sejak awal sangat sederhana, bukan agar kalian hanya mendengar penjelasan yg menarik, tetapi agar kalian benar-benar bisa menerapkan apa yg dipelajari dalam praktik.
Kalau kamu hanya mendengar, tapi tidak mengubah cara kamu bertransaksi, maka sebanyak apa pun materi yg kamu terima, semuanya tidak akan memberikan hasil.
Karena itu, sy selalu berpegang pada satu prinsip: selama kamu benar-benar mau belajar dengan serius, sy juga akan terus memberikan lebih banyak materi dan panduan. Ini adalah proses saling mendukung dan saling berkembang.
Dan sejujurnya, di pasar selama arah yg kita ambil benar dan metode yg digunakan tepat, menghasilkan profit itu bukan sesuatu yg kebetulan, melainkan sesuatu yg bisa terjadi secara konsisten dalam jangka panjang.
Karena itu, dalam batas kemampuan sy, sy juga bersedia membagikan sebagian pemahaman, pengalaman, bahkan hasil yg sy dapatkan, kepada mereka yg benar-benar ingin belajar.
Belajar tiap hr itu dasarnya, tp yg paling penting itu bisa bnar2 ngerti dan dipakai sendiri 🙏
Skrg dgn ritme saling ngingetin kayak gini, malah jd lebih gampang buat ngebentuk kebiasaan 💪
Setiap hari sy bnr2 serius bljar dan selalu ikut absen
Sekarang kita kembali ke inti pembahasan malam ini. Sejak awal sy sudah jelaskan dengan sangat jelas, bahwa pergerakan pasar ke depannya pada dasarnya adalah naik secara bertahap dalam kondisi fluktuatif, seiring dengan likuiditas yg perlahan mulai pulih.
Dalam kondisi seperti ini, akan muncul satu fenomena yg sangat khas, yaitu pasar terlihat tidak stabil dan pergerakan antar saham sangat terpisah. Terutama pada saham berkualitas rendah, hari ini bisa naik, besok langsung turun, tanpa pola yg jelas.
Jadi kalian harus memahami satu hal penting: di pasar, kita sebenarnya mengikuti siapa untuk menghasilkan uang? Kalau kalian mengikuti spekulan, mungkin dalam jangka pendek terasa menarik dan penuh peluang, tapi dalam jangka panjang kerugian hampir pasti terjadi.
Sebaliknya, jika kalian mengikuti arah dana institusi, fokus pada saham di tren utama yg naik secara stabil dan memiliki potensi berkelanjutan, maka meskipun ada koreksi jangka pendek, kalian tidak perlu panik.
Karena institusi tidak akan keluar begitu saja, justru ketika harga turun mereka cenderung menambah posisi. Akibatnya, pola yg sering terjadi adalah koreksi dalam fluktuasi, lalu kembali melanjutkan kenaikan.
Jadi yg benar-benar perlu kalian lakukan bukanlah transaksi setiap hari, melainkan memperpanjang horizon kepemilikan dan menjaga kesabaran. Secara praktik, strateginya sebenarnya cukup sederhana: jangan memegang terlalu banyak saham, cukup fokus pada 2–3 saham yg berada di tren utama.
Iya, di kondisi pasar kayak skrg, pegang bbrp saham utama jauh lebih bagus dibanding sering bolak-balik trading
Terakhir, sy yakin kalian sudah mulai memahami kenapa selama ini investasi saham kalian bisa mengalami kerugian, dan juga sudah punya gambaran apa yg harus dilakukan ke depannya agar bisa menghasilkan profit.
Perlu diingat, investasi bukanlah perlombaan jarak pendek, melainkan sebuah perjalanan jangka panjang seperti maraton. Selama di proses ini kalian tetap belajar dan bersedia melakukan perubahan, kalian sebenarnya belum kalah.
Tetap semangat, teman-teman. Demi hasil jangka panjang yg benar-benar konsisten, kalian harus aktif belajar dan disiplin dalam menjalankan strategi.
Tentu saja sy juga memahami, banyak dari kalian saat ini menghadapi kebingungan: tidak yakin apakah saham yg dimiliki termasuk dalam tren utama, tidak tahu apakah harus dijual, atau justru ditambah posisinya.
Karena itu, mulai malam ini sy akan membuka kesempatan untuk evaluasi secara pribadi. Jika kalian masih ragu dengan saham yg kalian pegang, kalian bisa melakukan penilaian lebih lanjut secara objektif: apakah masih layak dipertahankan, sebaiknya dilepas, atau justru bisa ditambah posisinya. Ok deh, untuk sharing malam ini kita cukupkan sampai di sini, kita lanjutkan lagi besok.
Oke, sya mmg tiap hari serius belajar dan kumpulin pengetahuan soal pasar saham 💪
Kalau di tangan ada saham gorengan, harus cepet2 dijual, kalau gk nanti malah makin rugi terus
Perusahaan bagus itu bakal berkembang sendiri, asal km gak ganggu di tengah jalan, nanti waktunya bakal bikin nilainya keliatan sendiri
Ada ato nggaknya volume pas breakout itu bener2 bs nentuin, kenaikan kali ini asli atau cuma jebakan doang
Iya, skrg sy masih hold 12 saham, coba bantu lihat dong, mana aja yg masih oke buat lanjut dihold
Makasih Pak Sutanto atas sharingnya, sy bakal terus bljr biar bs jdi org yg cuan di pasar











Tidak ada komentar:
Posting Komentar