Bacalah Selalu !!

Bismillahirrahmanirrahiim ... Alhamdulillah was sholaatu wa salaamu ‘ala Rasulillah wa aalihi wa shohbihi wa man waalaahu. "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari lilitan utang dan penindasan orang lain." (HR. Abu Dawud). Ya Allah, semoga tindakan yang kami ambil hari ini didasari ilmu, bukan emosi. Jadikan hasilnya yang Engkau ridhoi untuk masa depan kami. Aamiin.

Kamis, 26 Maret 2026

Ketika Harga Saham Mengalami Penurunan
















Selamat siang teman-teman,

Seiring dgn pergerakan pasar saham pagi ini yg mengalami sedikit tekanan dan penyesuaian, khususnya pada sejumlah saham unggulan yg terlihat melemah tipis, hal ini turut mendorong saham seperti BMRI dan BUMI yg dalam beberapa waktu terakhir menjadi fokus utama strategi investasi kita—mengalami fase uji ulang pada harga.

Namun jika kita bandingkan dengan kenaikan yg terjadi kemarin, maka penurunan hari ini sebenarnya tergolong sangat terbatas dan relatif ringan, masih dalam batas wajar dari dinamika pasar yg sehat. Meskipun demikian, sy memahami bahwa sebagian dari kalian mulai merasa khawatir ketika melihat harga saham mengalami penurunan, dan mempertanyakan apakah dalam kondisi seperti ini keputusan utk tetap mempertahankan posisi masih cukup aman.

Hari ini koreksinya lumayan dalem, IHSG turun sekitar 1,2%

Menurutku selama masih di atas 7000, itu masih termasuk aman

Meskipun sy memahami bahwa dalam periode terakhir pasar mulai masuk ke tahap rebound dan pemulihan secara bertahap, serta seiring dengan percepatan perbedaan arah di pasar, bnyk saham jg akan mulai menunjukkan potensi lonjakan dalam jangka pendek.

Namun sy juga sangat paham bahwa terlalu fokus pada profit jangka pendek justru akan membuat strategi investasi kita menyimpang dari arah yg seharusnya. Sebagai investor yg profesional, sy selalu menekankan bahwa investasi harus berorientasi pada jangka panjang, bukan dikendalikan oleh fluktuasi pasar dalam jangka pendek. Pada akhirnya, sy yakin bahwa setiap orang yg berpartisipasi di pasar saham memiliki tujuan yg sama, yaitu mencapai pertumbuhan aset yg berkelanjutan.

























Sementara itu, investasi jangka pendek memang berpotensi memberikan pendapatan cepat, namun di saat yg sama juga selalu disertai dgn risiko yg jauh lebih tinggi. Dalam berbagai sharing sebelumnya, sy hampir setiap hari menekankan kepada kalian bahwa pergerakan pasar dalam jangka pendek seringkali dipengaruhi oleh bnyk faktor yg kompleks.

Sebagai contoh, dalam periode terakhir, sentimen pasar sempat dipengaruhi oleh pandangan dan kebijakan Trump terhadap Iran. Namun di sisi lain, dirilisnya data ekonomi makro, berita mendadak dari perusahaan, serta berbagai faktor eksternal lainnya juga bisa memberikan dampak langsung terhadap fluktuasi pasar dlm waktu singkat. Ketidakpastian inilah yg membuat prediksi arah harga dalam jangka pendek menjadi sangat sulit dilakukan secara konsisten.

Tentu saja, apabila seseorang bisa mendapatkan informasi lebih awal terkait arah kebijakan penting, maka peluang utk memperoleh profit besar dalam jangka pendek memang terbuka lebar. Namun realitanya, akses terhadap informasi seperti ini hanya dimiliki oleh segelintir pihak yg memiliki kedekatan tertentu. Setidaknya, sy sendiri tidak memiliki akses terhadap informasi semacam itu.

Iya, pasar mulai rebound bukan berarti kita hrs langsung fokus ke peluang jangka pndk doang

Masalah terbesar di jangka pendek itu bkn cuma volatilitasnya tinggi, tpi jg krna info yg kita punya sering kalah cepet dibanding yg lain

Jgn terlalu mikirin cari cuan dari info yg serba cepet dan adu cepat, buat kita yg biasa2 aja, mendingan fokus ke arah yg bisa dipahami dlm jangka pjang dan bisa dihold lama 💪


















Oleh karena itu, selama kita tidak memiliki akses terhadap informasi internal yg benar-benar akurat, maka saat menghadapi fluktuasi pasar jangka pendek, menjaga ketenangan dan rasionalitas adalah hal yg paling penting.

Artinya, kita tidak boleh membiarkan diri kita dikendalikan oleh pergerakan jangka pendek pasar. Karena keputusan yg didorong oleh ikut-ikutan tanpa dasar yg jelas dan transaksi impulsif hampir bisa dipastikan akan membawa investasi kita ke arah yg keliru.

Dan jika kalian mengaitkan dengan sharing sy sebelumnya, coba kalian pikirkan kembali dalam 5 tahun terakhir, harga saham BMRI telah mengalami kenaikan lebih dari 300%. Namun dalam praktik investasi nyata, berapa banyak di antara kita yg benar-benar mampu memperoleh profit lebih dari 300% dari investasi saham tersebut?

Oleh karena itu, dalam menghadapi berbagai pilihan investasi, jika kita sudah menemukan arah yg tepat dan memilih aset yg benar, maka setelah masuk posisi, kesabaran utk hold justru akan memberikan hasil yg jauh melampaui dibandingkan hanya fokus pada fluktuasi harga jangka pendek setiap hari.

Terakhir, sy harap kalian bisa memahami bahwa investasi itu adalah sebuah maraton, bukan sprint. Kita harus menempatkan perspektif pada jangka panjang, fokus pada nilai intrinsik perusahaan serta potensi pertumbuhan berkelanjutan. Hanya dengan konsisten menjalankan strategi investasi yg tepat, kita baru bisa tetap bergerak stabil di tengah naik turunnya pasar, dan pada akhirnya mencapai pertumbuhan aset yg solid

Pilih arah yg tepat, trus sabar hold, itu baru kuncinya 💪

Kalau dilihat dari sudut pandang investasi jangka panjang, yg nentuin batas atas keuntungan itu biasanya bukan seberapa sering kmu nangkep peluang jangka pendek, tapi apakah km bisa tahan lama pegang perusahaan yg terus menciptakan nilai..

Oleh karena itu, bagi teman-teman yg dalam periode terakhir mengikuti arahan sy dalam investasi saham, terutama yg sudah mulai menyusun portofolio dari berbagai sudut pandang, ke depannya kalian pasti akan menghadapi kondisi di mana ada saham yg naik, dan ada juga yg mengalami penurunan.

Untuk beberapa saham yg memberikan profit jangka pendek, jika kalian ingin melakukan tutup posisi utk merealisasikan profit, sy tidak akan melarang. Karena pada dasarnya, setiap keputusan investasi adalah menggunakan dana masing-masing, dan setiap orang memiliki hak penuh atas keputusannya sendiri.

Namun di sini sy juga ingin kalian renungkan satu hal, setelah kalian melakukan tutup posisi dan mengamankan profit, apakah strategi investasi kalian benar-benar bisa dikatakan berhasil? Keberhasilan investasi bukan ditentukan oleh kenaikan satu saham saja, melainkan dilihat dalam jangka 1–2 tahun ke depan. Apakah pada akhirnya kalian justru menjual saham-saham yg mulai naik, sementara yg tersisa di portofolio malah saham-saham yg masih berada dalam kondisi rugi.

Inilah alasannya kenapa sy selalu menyarankan kepada kalian, sebelum benar-benar terjun ke investasi saham, luangkan waktu utk tenang dan mengikuti pembelajaran dengan serius selama 2–4 pekan.

Karena pada kenyataannya, sebagian besar teman-teman yg datang dan sharing kepada sy, hampir semua saham yg mereka miliki berada dalam kondisi rugi. Salah satu penyebab utamanya adalah pola pengambilan keputusan yg kurang tepat setelah membeli saham. Biasanya, ketika suatu saham baru mulai naik, justru cepat dijual dan profitnya tidak dimaksimalkan.

Sebaliknya, ketika saham mengalami penurunan, malah terus ditahan, bahkan berharap harga bisa kembali naik tanpa dasar yg jelas. Pada akhirnya, kondisi ini membuat saham yg seharusnya bisa memberikan profit besar justru tidak menghasilkan banyak, sementara saham yg merugi malah semakin membesar kerugiannya karena ditahan terlalu lama.

Baru cuan dikit langsung buru2 jual, tpi yg rugi malah didiemin terus, ini sbnrnya jdi alasan utama kenapa performa bnyak orang makin lama makin turun😓

Makanya Pak Sutanto dari awal selalu minta kita fokus bljar dlu, biar kesalahan yg paling sering kejadian kyk gini bs diperbaiki


















Inilah alasannya kenapa mulai kemarin sy sudah menyarankan kalian utk melakukan penyesuaian secara terstruktur terhadap portofolio investasi saham masing-masing.

Karena dalam investasi saham, yg paling penting bukanlah mencoba menebak arah pasar, melainkan menemukan metode yg tepat, sehingga kita bisa menahan posisi dengan sabar dalam jangka panjang. Dan ini juga menjadi dasar utama kenapa kita melakukan penyesuaian dari tiga arah strategi yg sudah sy jelaskan sebelumnya.

Tentu saja, hari ini TAPG juga mengalami penurunan yg cukup jelas, dan bnyk dari kalian mulai bertanya terkait sektor kelapa sawit, karena ini memang menjadi salah satu arah yg belakangan sy sarankan utk difokuskan. Maka nanti malam terkait topik ini, sy akan memberikan penjelasan yg lebih mendalam kepada kalian. Kita lanjutkan di sesi sharing nanti malam.

Yang bnr2 penting itu bukan nebak pasar, tapi dari awal metode kita harus dibangun dgn benar, jadi nanti pasar berubah gimana pun kita gk gampang kebawa keadaan

Tiga arah yg tadi dijelasin Pak Sutanto itu sbnernya lagi jawab satu hal penting: gimana caranya biar akun kita tetep kuat hadapin fluktuasi, tapi jg bisa tetep pegang aset yg bener2 punya nilai

Kalau diliat dari tren, penurunan TAPG ini sebenernya normal bngt

Makasih Pak Sutanto atas sharingnya, nanti malem sy bakal join tepat waktu buat belajar