Earnings Per Share (EPS) adalah laba bersih perusahaan yang diperoleh untuk setiap satu lembar saham yang beredar. EPS digunakan untuk mengetahui seberapa besar keuntungan perusahaan yang menjadi hak setiap pemegang saham.
Rumus EPS
EPS = (Laba Bersih : Jumlah Saham Beredar)
Contoh Perhitungan
Misalnya:
Laba bersih perusahaan = Rp 100 miliar
Jumlah saham beredar = 1 miliar lembar
Maka: EPS = 100.000.000.000 ÷ 1.000.000.000 = Rp100 per saham
Artinya: Setiap 1 lembar saham menghasilkan laba Rp100.
Fungsi EPS dalam Analisis Saham
EPS sering digunakan investor untuk:
1️⃣ Mengukur profitabilitas perusahaan
Semakin tinggi EPS → semakin besar laba perusahaan.
2️⃣ Menilai pertumbuhan perusahaan
Jika EPS meningkat setiap tahun → perusahaan berkembang.
3️⃣ Menghitung rasio valuasi saham seperti:
Price to Earnings Ratio (PER)
Rumus PER: PER=Harga SahamEPSPER = \frac{Harga\ Saham}{EPS}PER=EPSHarga Saham
Cara Membaca EPS
- EPS naik setiap tahun → perusahaan sehat dan berkembang
- EPS stagnan → pertumbuhan perusahaan lambat
- EPS turun → laba perusahaan menurun
Contoh Sederhana
- Harga saham = Rp 2.000
- EPS = Rp 200
Artinya:
Perusahaan menghasilkan laba Rp 200 untuk setiap saham yang dimiliki investor.
✅ Kesimpulan
EPS adalah ukuran keuntungan perusahaan per lembar saham dan menjadi salah satu indikator paling penting dalam analisis saham karena menunjukkan kinerja laba perusahaan.