Bacalah Selalu !!

Bismillahirrahmanirrahiim ... Alhamdulillah was sholaatu wa salaamu ‘ala Rasulillah wa aalihi wa shohbihi wa man waalaahu. "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari lilitan utang dan penindasan orang lain." (HR. Abu Dawud). Ya Allah, semoga tindakan yang kami ambil hari ini didasari ilmu, bukan emosi. Jadikan hasilnya yang Engkau ridhoi untuk masa depan kami. Aamiin.

Selasa, 17 Maret 2026

Jakarta Islamic Index

Jakarta Islamic Index (disingkat JII) adalah indeks saham syariah pertama di pasar modal Indonesia yang diluncurkan oleh Bursa Efek Indonesia pada 3 Juli 2000. Indeks ini mencerminkan kinerja 30 saham paling likuid yang memenuhi prinsip syariah Islam di pasar modal Indonesia.

Sebagai tolok ukur utama investasi syariah, JII memudahkan investor dalam memilih saham sesuai prinsip keuangan Islam dan menilai performa pasar modal syariah nasional.

Fakta kunci
  • Peluncuran: 3 Juli 2000
  • Jumlah konstituen: 30 saham
  • Dasar perhitungan: Kapitalisasi pasar bebas tertimbang (base date 2 Januari 1995, nilai dasar 100)
  • Peninjauan ulang: Dua kali setahun (Mei & November)
  • Penyelenggara: Bursa Efek Indonesia, berdasarkan Otoritas Jasa Keuangan
Metodologi dan Kriteria

JII hanya mencakup saham yang tercantum dalam Daftar Efek Syariah (DES) yang diterbitkan OJK. Dari saham tersebut, dipilih 60 saham dengan kapitalisasi pasar tertinggi selama satu tahun terakhir, lalu disaring menjadi 30 saham berdasarkan nilai transaksi harian tertinggi di pasar reguler. Metode perhitungannya mengikuti indeks lain di BEI, yakni kapitalisasi pasar bebas tertimbang.
Peran dan Signifikansi

Sebagai indeks syariah pertama di Indonesia, JII menjadi acuan penting bagi perkembangan industri pasar modal syariah nasional. Indeks ini sering digunakan oleh manajer investasi untuk mengelola reksa dana syariah dan oleh investor institusional sebagai benchmark kinerja portofolio syariah.

Kinerja dan Analisis

Menurut riset akademik, kinerja JII pernah menunjukkan hasil lebih tinggi dibanding indeks konvensional seperti Jakarta Composite Index sebelum krisis keuangan global, namun cenderung lebih rendah dalam periode lain karena keterbatasan diversifikasi dan penyaringan etis. Meski demikian, JII terbukti berperan sebagai alat diversifikasi risiko portofolio syariah di pasar modal Indonesia.

Indeks Terkait
  • Jakarta Islamic Index 70 (JII70): versi yang lebih luas dengan 70 saham syariah paling likuid.
  • Indonesia Sharia Stock Index: mencakup seluruh saham syariah yang tercatat di BEI.