1. Menentukan strategi trading yang tepat
2. Meningkatkan disiplin trading
3. Menjaga manajemen risiko yang baik
4. Menjaga focus pada tujuan trading
5. Menjaga emosi
Kenapa harus Cut Loss ?
1. Cut Loss digunakan untuk menghindari kerugian yang lebih besar
2. Pengaruh terbesar adalah analisa yang kurang sesuai
3. Analisa berperan sebesar 80%
4. Bisa juga terjadi karena pengaruh fundamental atau sentimen pasar
Sebagai Trader harus menghitung Risk - Reward - Ratio (RRR), yaitu target harga mengambil keuntungan dibanding dengan harga Cut Los.
Reward & Risk
- Reward = harga dalam mengambil keuntungan.
- Risk = harga cut loss
- Risk Reward Ratio ada bermacam-macam = 1:1, 1:2, 1:3, ...
- RRR 1 : 3 Yaitu setiap 3 unit target profit, risiko yang bisa diambil 1
- Jika kita membeli dengsn modal 10.000, maka target keuntungan 3.000 dan cut loss 1.000
- RRR terlemah adalah 1:1 yaitu jika kita mengharapkan profit Rp. 100, maka kita juga harus rela kehilangan Rp. 100
Contoh :
Profit per lot saham = Rp. 4.000
Setting kerugian 1 : 2 yaitu Rp. 2.000
Beli saham A seharga Rp. 30.000
Harga beli = Rp. 30.000
Harga cut loss = Rp. 28.000
Harga mengambil keuntungan (TP) = Rp. 34.000
Contoh Ukuran Posisi Per Unit
Idle money
Trading fund : 50% dari idle money
Bid fund : Jumlah saham yang akan di tradingkan (1, 2, 3, 4, 5, ...)
Loss fund : bid fund x 3% (presentase loss)
Profit fund : bid fund x 6% (presentase profit)
Step & Komponen Dalam Trading Plan
- Menentukan saham yang akan dibeli.
- Menentukan saham yang akan dibeli.
- Indikator dan analisa yang akan digunakan.
- Menentukan Titik Entry (Buy).
- Menentukan Titik Exit (Sell).
- Menentukan Titik Cut Loss (CL).
- Menentukan Titik Take Profit (TP).
10 Hal Penting Sebelum Masuk Pasar
- Tentukan Type Trading/Investasi yang akan Anda pakai.
- Tentukan apa saham-saham yang mau dibeli atau dijual.
- Tentukan MODAL yang akan ditradingkan.
- Lakukan MM.
- Tentukan Jumlah Lot (Unit) yang akan di beli.
- Lakukan Trading Plan OB.
- Entry Price (strategi untuk membeli).
- Tentukan Target Price (waktu untuk menjual).
- Tentukan Stop Loss (kapan mau keluar jika perdagangan tidak sesuai.
- Tentukan Reward-to-Risk Ratio (rasio pengembalian terhadap risiko).